Desa Jambuluwuk – Suasana bulan Ramadan selalu menghadirkan kehangatan dan kebersamaan di tengah masyarakat, salah satunya melalui tradisi membangunkan sahur. Di Desa Jambuluwuk, semangat para pemuda patut diapresiasi karena dengan penuh kegembiraan mereka terus memberikan warna melalui lakon yang unik ini.
Setiap malam, menjelang waktu sahur, teriakan dari warga-warga kreatif yang notabene adalah para pemuda desa membangunkan warga menggema di setiap sudut desa. Dengan penuh semangat, para pemuda berkeliling kampung, memastikan bahwa tidak ada warga yang melewatkan sahur—sebuah momen penting untuk menjalani puasa dengan lebih baik.
Kegembiraan yang terpancar dari wajah mereka menjadi bukti bahwa hal ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari kebersamaan yang mempererat tali persaudaraan di antara warga. Tanpa lelah, mereka berjalan menyusuri jalan-jalan desa, membangunkan sahur dengan cara yang kreatif, mulai dari alat musik, mikrofon, hingga teriakan penuh semangat.

Diluar kebisingan yang ditimbulkan di waktu malam, tujuan yang baik tentunya menjadi motivasi mereka untuk melakukan itu, berkontribusi dalam menjaga semangat Ramadan. Semoga keikhlasan dan kebersamaan ini menjadi ladang pahala dan semakin mempererat rasa kekeluargaan di desa Jambuluwuk.
Teruslah menjaga kehangatan ini dengan penuh kebahagiaan dan semangat, karena di balik suara yang menggema di waktu sahur, terdapat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan cinta terhadap sesama.
Penulis : Adeas